Aceh Besar, 24 November 2025 — Departemen Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (FP USK) melaksanakan pelatihan teknologi pakan untuk Kelompok Ternak Desa Lampermai, bertempat di Balai Desa Lampermai, Kecamatan Krueng Barona Jaya. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dalam rangka Lustrum XIII Peternakan FP USK.
Pelatihan dihadiri oleh Kepala Desa Lampermai, Sekretaris Departemen Peternakan FP USK, Kepala BPP Ingin Jaya, para anggota kelompok ternak, perangkat desa, alumni, serta mahasiswa peternakan.

Dalam sambutan pembuka, Kepala Desa Lampermai, Muhammad Fakhri, S.Ag, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menilai pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak. “Kami berterima kasih atas kehadiran tim USK. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Sekretaris Departemen Peternakan FP USK, Ir. Zikri Maulina Gaznur, S.Pt., M.Si., IPM, juga menegaskan komitmen departemen dalam mendukung peningkatan kapasitas peternak. Menurutnya, teknologi pakan seperti amoniasi jerami dan mineral blok merupakan inovasi sederhana namun mampu meningkatkan efisiensi usaha ternak. “Kami berharap peternak dapat menerapkan teknologi ini secara berkelanjutan,” katanya.
Materi pelatihan mencakup dua teknik utama, yaitu Amoniasi Jerami yang disampaikan oleh Ir. Said Mirza Pratama, S.Pt., M.Si., IPM, dan Pembuatan Mineral Blok oleh Ir. Muhammad Ammar, S.Pt., M.Si., IPM. Sebanyak 20 peternak mengikuti pelatihan ini dan terlibat langsung dalam praktik pembuatan pakan.
Kepala BPP Ingin Jaya, Vina Susiana, SP, turut memberikan apresiasi. Ia menilai teknologi amoniasi dan mineral blok relevan dan mudah diterapkan oleh peternak. “Kegiatan seperti ini sangat mendukung peningkatan efisiensi pakan. Kami berharap dapat dilakukan secara rutin,” ungkapnya.
Ketua Kelompok Ternak Desa Lampermai juga menyampaikan manfaat pelatihan bagi anggotanya. “Selama ini kami masih menggunakan pakan seadanya. Setelah dilatih, kami lebih memahami cara memperbaiki kualitas pakan dengan biaya terjangkau. Terima kasih kepada tim USK,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Departemen Peternakan FP USK berharap sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan penyuluh lapangan semakin kuat dalam mendukung peningkatan kapasitas peternak serta pemanfaatan potensi lokal di Desa Lampermai.